Peugeot merupakan produsen mobil yang kerap kali menciptakan kendaraan dengan ciri khas tersendiri. Mobil-mobil lansiran Peugeot selalu punya karakter kuat yang tidak pernah bisa ditemui pada mobil merek lain. Begitupun dengan Peugeot 508.

Peugeot 508 pertama kali menampakan diri saat gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 lalu. Berbalut desain elegan yang kental akan nuansa Eropa, sedan asal Perancis ini coba menawarkan sesuatu yang baru dibanding kompetitor asal Jerman. Apa saja? berikut review singkat BosMobil bersama Peugeot 508.
Desain

Bicara sedan berkarakter Eropa modern, maka Peugeot berhasil menerjemahkannya secara apik. Lihat saja bentuk bonet yang punya lengkungan garis-garis desain yang dinamis. Model seperti ini menguatkan kareakteristik keanggunan. Namun Peugeot tak melupakan ciri khasnya, karena itu front grill yang lebar dijadikan sebagai jati diri pabrikan Negeri Anggur itu dengan aksen krom membuatnya terlihat tambah mewah. Kesan modern dimunculkan dari bentuk headlamp berteknologi projector yang dipadupadankan daytime running light (DRL) model LED.
Kesan mewah yang ditonjolkan dari lengkungan garis-garis desain pada bonet juga bisa terus ditemukan hingga ke sisi dan belakang 508. Pengganti Peugeot 407 dan 607 ini seakan dibuat lebih elegan. Lagi-lagi aura luxury muncul dari bentuk lampu.
Rear lamp dengan kombinasi dominan warna merah membuat Peugeot 508 punya prestise tersendiri. Apalagi rear combination lamp ini menggunakan LED, sehingga kala malam sedan dengan panjang 4.792 mm, lebar 1.828 mm, dan tinggi 1.456 mm begitu terlihat futuristik. Dari lampu belakang ini pula Peugeot 508 menciptakan karakternya tersendiri bukan mencontek dari sedan-sedan berukuran besar lainnya dari Eropa.

Masuk ke interior, nuansa mewah bisa Anda rasakan pada Peugeot 508. Jok pengemudi dan penumpang, trim, hingga tuas transmisi dibalut bahan kulit berkelir hitam yang elegan, sementara dashboard dibuat sederhana, namun tetap fungsional dan memberikan nuansa mewah. Panel instrumen menampilkan indikator speedometer, rpm, fuel meter, serta suhu mesin. Dibagian tengah terpampang Multi Information Display (MID) yang menyajikan informasi seputar kondisi mobil, misalnya jarak yang bisa ditempuh dengan sisa kapasitas BBM dalam tangki, konsumsi bahan bakar, jarak tempuh perjalanan, hingga jadwal servis rutin.
Performance
Di atas kertas, Peugeot 508 menggendong mesin EP6CDT Turbo berkapasitas 1.598 cc yang mampu menghasilkan tenaga puncak 156 hp pada 5.800 rpm dengan torsi puncak 240 Nm di 1.400 rpm. Cukup kecil dibanding kompetirornya. Seperti apakah pembuktiannya diatas aspal? BosMobil pun mencobanya khusus untuk memenuhi hasrat ingin tahu Anda.

Ketika kunci kontak diputar, mesin bergetar halus bahkan saat kami ada di dalam mobil, suara mesin hampir tidak terdengar ke kabin. Tapi ketika tuas transmisi automatic 6-speed with paddle shift digeser ke posisi "D" dan pedal gas diinjak penuh, barulah raungan Singa Perancis ini keluar.
Walau bukan diposisikan sebagai sedan sport, namun suntikan teknologi turbo bisa membuat Peugeot 508 melesat hingga lebih dari 120 km/jam dalam waktu yang tidak terlalu lama. Bila ingin mendapat hentakan tenaga yang instan, maka bisa gunakan fitur Sport. Caranya, cukup tekan sekali tombol Sport (S) yang ada di dekat tuas transmisi satu kali untuk mengaktifkannya, dan tekan kembali untuk menonaktifkan. Penggunaan padle shift juga turut membuat akselerasi dan topspeed mudah didapat.
Ketika bicara handling, Peugeot 508 menyajikan satu keunikan tersendiri. Berbekal sistem suspensi Independent mac Pherson with coil spring and integrated hydraulic dibagian depan dan multi arm link type R530 with cpil spring dibagian belakang membuat sedan bongsor ini begitu lembut diajak menikung ke kiri dan kanan. Karakternya sebagai sedan yang nyaman berhasil diciptakan oleh Peugeot dengan cukup sempurna.

Diajak berakselerasi dan kondisi stop and go saat kondisi jalan raya Ibukota yang padat, Peugeot 508 juga masih cukup lincah. Buat Anda yang masih punya hasrat memacu adrenalin, Peugeot 508 masih bisa memenuhi keinginan Anda itu.
Comfort

Selain desain yang mewah dan elegan, mobil jenis sedan selayaknya juga mengedepankan unsur kenyamanan. Begitupun dengan Peugeot 508. Sistem kaki-kaki diracik sehingga mampu melahirkan bantingan yang cukup nyaman untuk penggunana sehari-hari.

Jok yang dilapis kulir dengan tekstur lembut dan busa yang tebal membuat siapa saja pasti betah duduk berlama-lama di kabin Peugeot 508. Tak ketinggalan, jarak sumbu roda yang mencapai 2.817 mm, membuat Peugeot 508 punya legroom yang lapang bukan cuma dibangku baris depan namun juga jok belakang.

Khusus penumpang belakang, kenyamanan makin bertambah berkat adanya AC dual zone dan rear air vent serta rear sun blind pada tiga titik kaca peumpang belakang. Alat ini mampu mengurangi sengatan sinar matahari atau pancaran cahaya yang mengganggu penumpang belakang. Jadi, mau duduk sebagai pengemudi ataupun penumpang belakang maka Anda bisa mendapat kenyamanan yang sama.
Fitur

Bukan Peugeot namanya jika tidak membekali 508 dengan segudang fitur-fitur unggulan. Dari mulai sisi keamanan, sedan ini dilengkapi dengan 6 smart airbags, dua dibagian depan, dua di sisi, dan dua lagi merupakan curtain airbags. Sistem Anti-slip Regulation (ASR), Electronic Stability Programe (ESP), Anti-lock Brake System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), Emergency Brake Assist, serta Traction Control merupakan beberapa fitur keamanan yang membuat Peugeot 508 mendapat rating 5 Bintang pada uji tabrakan EURO NCAP.

Audio system dengan RD5 dual tuner, MP3/CD Player, USB, AUX-In, Bluetooth telephone and audio connector yang disambungkan dengan 8 speakers jadi sumber hiburan yang ada di kabin Peugeot 508. Untuk memudahkan pengoperasian audio system itu, pengemudi bisa melakukannya dari tombol-tombol yang ada di lingkar kemudi. Dibagian ini juga terdapat tombol operasi MID.
Price
Hadir di Indonesia melalui PT Astra International - Peugeot, Peugeot 508 ditawarkan dnegan harga Rp.535 juta (off the road) Premium dan Rp.584,5 juta (off the road) Premium Pack. Cukup tinggi memang, tapi jika melihat kompetitornya sesama Eropa, maka Peugeot 508 layak jadi pertimbangan.